PROGRAM PEMAGANGAN LPK YUTAKA MITRA INDONESIA

A. Pelatihan Pemagangan

LPK Yutaka Mitra Indonesia memfokuskan diri pada program pemagangan luar negeri khususnya ke Jepang bekerjasama denigan Dirjen Bina Lattas Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia, dimana sumber daya manusia yang kami rekrut adalah usia-usia produktif lulusan setingkat SLTA. Maka dari itu lembaga kami secara lebih jelas menamakan Program Pemagangan ke Jepang, yang di dalamnya siswa-siswa kita kirim ke industry kecil dan menengah di Jepang dalam rangka belajar sambil bekerja.

B. Tujuan dan Sasaran Program Pemagangan

  1. Tujuan

Tujuan penyelenggaraan program pemagangan ini adalah memberikan kesempatan kepada sumber daya manusia usia produktif seluas-luasnya untuk dikirim ke Jepang sebagai peserta magang untuk belajar bekerja, budaya dan bahasa. Diharapakan setelah pulang ke Indonesia mereka para siswa mampu menerapkan ilmu yang sudah di dapat selama 3 tahun di Jepang.

  1. Sasaran

Sasaran program ini adalah sumber daya manusia produktif usia antara 20-25 tahun yang kami rekrut dari sekolah-sekolah kejuruan maupun umum. Wilayah kepesertaan yang kami rekrut adalah wilayah Jawa Tengah dimana masyarakatnya sangat antusias dengan program magang ke Jepang ini.

C. Program Kejuruan

Untuk sementara program kejuruan yang kami miliki adalah hanya program magang ke Jepang saja. Dimana selama persiapan sebelum siswa kami kirim, kami menyiapkan mereka dengan pendidikan bahasa Jepang setara N4 supaya ketika mereka tiba di Jepang lebih bisa menyesuaikan pekerjaan disana. Bagaimanapun masalah komunikasi bahasa jika kurang baik akan berimbas pada hasil kerja apapun.

D. Pelaksanaan Program Pemagangan

Pelaksanaan program ini kami bagi menjadi beberapa tahapan, yaitu :

Pada umumnya program pemagangan Jepang dilaksanakan selama 3 tahun dan setelah selesai kontrak diharapkan untuk kembali ke Indonesia. Selain itu juga untuk memberi kesempatan kepada siswa lainnya yang juga berminat mengikuti program yang sama. Selama 3 tahun mengikuti program magang, tahapan pelaksanaan yang dilakukan adalah :

  1. Pelatihan 1 bulan

Pada pelaksanaan pelatihan ini, setibanya siswa di Jepang tidak akan langsung bekerja di perusahaan. Akan tetapi akan dilatih bahasa Jepang, Budaya Jepang, Peraturan-peraturan di Jepang, kehidupan sehari-hari orang Jepang dll selama 1 bulan di pusat pelatihan yang disediakan lembaga penerima. Dimana pada pelaksanaan tahapan ini diharapkan siswa bisa menyesuaikan dulu kondisi di Jepang sebelum benar-benar terjun ke dunia industry. Selama pelatihan 1 bulan karena belum mendapat gaji, siswa mendapat uang tunjangan hidup sebesar 50.000 – 60.000 YEN atau sekitar Rp. 6.000.000,-

  1. Pelatihan Tahun pertama

Untuk pelatihan tahap ini siswa sudah masuk ke perusahan dan mulai mengenal jenis-jenis pekerjaan yang akan dilakukan untuk dipelajari. Siswa belum akan dilepas mengontrol pekerjaan yang diserahkannya secara mandiri sampai penilaian atasan di lapangan baik. Hal ini dikarenakan produk-produk yang dihasilkan harus sesuai standar perusahaan dan menghindari gagal produk yang dihasilkan oleh siswa magang tsb. Pada tahap ini siswa magang mendapatkan uang saku sebesar 90.000 – 100.000 YEN dan bisa menyesuaikan dengan jam kerja di setiap perusahaan.

  1. Pelatihan tahun kedua dan ketiga

Pada proses pelatihan ini, sebelum masuk ke tahapan tahun kedua peserta wajib mengikuti ujian atau test praktek sesuai dengan bidang kerja masing-masing yang diselenggarakan oleh JITCO, lembaga yang menaungi peserta magang di Jepang. Kalau dinyatakan lulus maka akan melanjutkan ke tahapan tahun kedua dan ketiga dan sudah berubah status sebagai pekerja praktek. Jika tidak lulus ujian di atas maka siswa akan dipulangkan ke Negara asalnya. Pada tahap ini siswa magang mendapatkan hak uang saku sebesar kurang lebih 100.000 – 120.000 YEN dan bisa menyesuaikan dengan jam kerja di setiap perusahaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *